Landasan & Tujuan
 Landasan & Tujuan1. MENGASIHI ALLAH
Dikatakan dalam Alkitab, bahwa mengasihi Allah dilakukan dengan seluruh hidup kita (Mat.22:37; Rm.12:1). Semuanya ini merupakan sifat dari hubungan  manusia dengan Allah, sebagaimana tujuan Allah menciptakan manusia yakni untukmengasihi Diri-Nya, karena Ia mengasihi buatan-Nya. Wujud kasih kepada Allah dinyatakan melalui penyembahan (Mzm.34:4;    Mat.4:10; Yoh.4:23).
Kata kunci tujuan ke-1 adalah PERIBADATAN.

 

2. MEMBAPTISKAN
Baptisan berarti tanda pertobatan dan pengampunan dosa (Mrk.1:4) yang sekaligus menyatukan status kewargaan Kerajaan Allah ( Rm. 6 : 1-5 ; 1 Kor.12 : 13 ).  Dibaptiskan berarti pertama-tama disatukan dengan Kristus kemudian dengan segenap orang percaya ( Ibr.12 : 1 ).   Oleh karena itu, “membaptiskan” berarti menyatukan orang lain dengan kita karena Kristus. Konsekuensi suatu persekutuan dalam Kristus adalah adanya (a) pertobatan, dan (b) pengampunan. Dapat dikatakan bahwa di atas kedua konsep tersebut dapatlah dibangun satu ikatan kasih di antara kita karena kasih Kristus yang telah dinyatakan-Nya lebih dahulu.
Kata kunci tujuan ke-2 adalah PERSEKUTUAN.

3. MENGAJAR UNTUK TAAT
Belajar, seharusnya, menjadi motifasi setiap orang percaya dalam mengikut Yesus Kristus dengan tujuan agar sampai pada satu standar Kesempurnaan Kristus yang taat kepada Bapa-Nya (Kol.1:28; Flp.2:5-8). Gereja diciptakan dengan target untuk mengajar bangsa-bangsa menjadi taat / loyal kepada Allah (Ef.4:12-13). Proses itulah yang berulangkali oleh Yesus Kristus dilakukan sebagai pola pemuridan.
Kata kunci tujuan ketiga (ke-3) adalah PEMURIDAN.

4. MENGASIHI SESAMA
Hukum Allah adalah aturan di dalam kompleks Kerajaan Allah. Allah membuat aturan dengan tujuan untuk mengatur hubungan di antara anggotanya. Gereja, sebagai alat pembangunan Kerajaan Allah, harus menjadi tempat orang untuk dapat saling mewujudkan kasih di antara anggotanya. Gereja diciptakan Allah adalah untuk menjadikan kasih nyata di antara sesama umat-Nya. Gereja harus melengkapi anggotanya untuk pekerjaan pelayanan (Ef.4:12).
Kata kunci tujuan ke 4 adalah PELAYANAN.

5. PERGI DAN MENJADIKAN MURID KRISTUS
Gereja diciptakan Allah untuk mengabarkan Injil Keselamatan. Karena memang itulah tugas Gereja sebagai alat pembangunan Tubuh Kristus yang pada akhirnya akan terciptalah Kerajaan Allah. Keempat Injil (Mat.28:19-20; Mrk.16:15; Luk.24:47-49; Yoh.20:21) dan Kisah Rasul (1:8) mencatat perkataan Yesus tentang tugas Tubuh-Nya, yakni Gereja-Nya ini, selama di bumi – untuk mengabarkan tentang Diri-Nya. Memberitakan Injil lebih dari hanya sekedar perintah, tetapi Hak Istimewa yang diberikan Allah kepada manusia (1Ptr.1:12). Selama masih ada orang yang belum mendengar Injil Kristus berarti Gereja masih memiliki mandat tersebut.
Kata kunci tujuan ke 5 adalah PENGINJILAN.