Merombak Tata Cara Pengembalian Persepuluhan?

February 6, 2012 | Penulis: Anton Purba

Perpuluhan >> Gereja CWS House of Grace - BSD CitySelama ini tata cara pengembalian persepuluhan di House of Grace adalah dengan memasukkan amplop persepuluhan ke dalam kotak persepuluhan yang berada dibagian belakang ruangan gereja. Mungkin supaya lebih praktis, lokasi kotak persepuluhan ini di letakkan di dekat pintu masuk. Jadi, setiap jemaat yang baru datang dapat langsung melihat dan memasukkan amplop persepuluhan ke kotak tersebut, atau kalau ada jemaat yang lupa, dan baru ingat ketika ibadah selesai, yang bersangkutan dapat menjangkau kotak tersebut dengan mudah, sesaat ketika akan keluar ruangan gereja. Selain itu ada juga beberapa jemaat yang mengembalikan persepuluhan dengan memasukkan dalam kantong persembahan pada saat kantong tersebut diedarkan.

Tetapi, pada saat Ibadah Raya pada Minggu, tanggal 5 February 2012 kemarin, ada sesuatu yang baru terjadi di House of Grace, BSD City. Kotak persepuluhan yang berada di dekat pintu masuk ternyata sudah berpindah. Kotak persepuluhan tidak lagi berada di dekat pintu masuk, namun di tempatkan di depan, berdekatan dengan mimbar. Tata cara pengembalian persepuluhanpun dirubah. Dalam ibadah kemarin, jemaat yang akan mengembalikan persepuluhan harus maju kedepan, diiringi dengan lagu persembahan. Kemudian, setelah itu baru memberikan persembahan, yang telah di siapkan oleh petugas.

Sebenarnya tradisi ini bukanlah baru, bahkan di gereja-gereja kovensional seperti HKBP, GPIB atau mungkin juga gereja-gereja yang lain, justru sudah sejak dahulu kala menerapkan metode ini. Perpuluhan >> Gereja CWS House of Grace - BSD CityNamun bedanya, di gereja-gereja diatas, kantong persembahan biasanya diedarkan seperti biasa, jika jemaat ingin mengembalikan persepuluhan, yang bersangkutan baru maju kedepan setelah memberikan persembahan mingguan.

Makna yang didapat dari tata cara ini adalah, bahwa setiap jemaat benar-benar datang ke pada Tuhan membawa dirinya(datang, maju ke depan), dan mengembalikan apa yang sudah menjadi hak-Nya. Selain itu, prosesi pengembalian persepuluhan ini juga masih berada dalam suasana ibadah. Akan berbeda sekali suasana dan maknanya, jika pengembalian persepuluhan dilakukan ketika kita datang atau malah baru ingat ketika kita pulang.

News Events