MENJADI PENYEMBAH YANG SETIA

June 3, 2018 | Penulis: Ps. Jefry Radona Wuntu,S.Th.

MENJADI PENYEMBAH YANG SETIA

Mazmur 22:4

 

Penyembahan adalah hal yang disenangi oleh Tuhan. Bahkan kita diciptakan untuk menjadi penyembah- penyembah Tuhan, dan penyembahan dilakukan dimanapun juga, karena Tuhan ada dimanapun juga dan Dia merindukan untuk kita selalu menyembah-Nya dimanapun juga dan kapan juga. Penyembahan sama artinya dengan mendekatkan diri kepada Tuhan menyatakan rasa syukur atas segala Kasih-Nya. Orang yang menyembah akan terlihat bukan hanya sekedar dia menyanyi tapi juga dari setiap tingkah laku kehidupannya.

Tuhan ingin kita menjadi seorang penyembah yang setia. Tentunya tidak gampang untuk menjadi penyembah yang setia membutuhkan pengertian yang dalam untuk kita bisa menjadi penyembah yang setia. Untuk kita bisa menjadi penyembah yang setia, maka ada hal-hal yang harus kita lakukan. Hal-hal yang harus kita lakukan adalah :

  1. Mengenal siapa Allah kita, Kita menyembah kepada Allah yang besar yaitu Tuhan Yesus Kristus. Dia penuh dengan Kasih dan Kuasa. Ketika kita mengenal Allah maka kita akan kagum dan terdorong untuk menyembah Dia. Sebab itu mengenal Allah adalah sebuah alas an mengapa kita menyembah Tuhan. Untuk kita mengenal Tuhan maka kita harus rajin dan tekun membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Karena Firman Tuhanlah yang menceritakan secara jelas, bagaimana kehebatan Tuhan kita. Tuhan itu punya Kuasa untuk menyembuhkan, Kebaikan Tuhan begitu sempurna dalam setiap kehidupan kita. Ketika kita membaca Firman Tuhan, maka akan terlihat jelas sifat-sifat Tuhan, Tuhan itu penyayang , pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia dan menjadi Penolong kita (Mazmur 103:8; 121:1). Semakin kita belajar mengenal Allah maka kita akan terus terkagum dan mengasihi-Nya sehingga terus menjadi penyembah Tuhan.
  2. Mempunyai hati yang melekat kepada Tuhan, Hati adalah penggerak utama setiap tindakan kita. Ketika hati kita melekat kepada Tuhan maka hidup kita akan selalu tergerak untuk terus menjadi penyembah Tuhan. Hati yang melekat kepada Tuhan artinya hati yang memprioritaskan Tuhan (menjadikan Tuhan sebagai pusat dan yang terutama). Pemazmur berkata bahwa ketika hati kita melekat kepada Tuhan maka kita akan diluputkan dari segala bahaya, kita akan dibentengi, dijawab setiap seruan (doa) kita, kita akan selalu disertai dan diberkati Tuhan (Mazmur 91:14-16). Dalam Alkitab ada orang yang menjadi teladan bagi kita dalam hal hatinya yang terus melekat kepada Tuhan. Orang ini bernama Kaleb, dia tetap konsisten menjaga hatinya melekat kepada Tuhan bahkan hingga ia lanjut usia. (Yos 14:10-11).
  3. Semangat yang tidak pernah padam, Semangat membuat kita bertenaga dalam melakukan sebuah tindakan. Ketika kita tetap menjadi orang yang bersemangat maka kita akan mampu menjadi penyembah yang setia. Supaya kita tetap bersemangat dalam Tuhan, maka caranya kita harus selalu mengingat akan segala kebaikan Tuhan. Tuhan begitu baik dalam kehidupan kita dia selalu memiliki rencana yang indah. Tuhan baik bagi orang yang mencari-Nya (Rat 3:25)

Ketiga hal inilah yang kita harus lakukan dalam kehidupan kita sehingga kita akan menjadi penyembah-penyembah setia dalam segala keadaan. Kita akan tetap mengucap syukur kepada Tuhan atas segala kebaikan-Nya.

 

(Ibu Hendrijati)

 

Ringkasan Khotbah