GEREJA YANG MISIONER

June 24, 2018 | Penulis: Ps. Jefry Radona Wuntu,S.Th.

GEREJA YANG MISIONER

(Yesaya 56:7)

 

Kehendak Tuhan bagi setiap Gereja untuk menjadi Gereja yang Misioner, artinya Gereja yang bergerak untuk melakukan sebuah misi yaitu melaksanakan Penginjilan yang adalah Amanat Agung yang di perintahkan oleh Tuhan Yesus ketika Dia akan naik ke Sorga. Untuk melaksanakan misi-Nya maka Tuhan memberikan kepercayaan kepada Gereja-Nya untuk melaksanakannya. Kita akan melihat bagaimana caranya untuk menjadi Gereja yang Misioner, lewat suatu pesan Tuhan kepada Yesaya, yang terdapat dalam Yesaya 56:7. Ayat ini merupakan suatu pesan penghiburan dan sebuah nubuatan yang memberikan pengharapan bagi bangsa ISrael yang saat itu sedang ada dalam masa pembuangan.

Sekalipun mereka sedang dalam pembuangan, akan tetapi Kasih Tuhan tetap dinyatakan bahwa mereka akan ditolong oleh Tuhan bahkan mereka menjadi Rumah Tuhan yang adalah Rumah Doa bagi segala bangsa. Adapun untuk menjadi Gereja yang Misioner yang berhubungan dengan ayat ini maka ada beberapa hal yang harus kita lakukan :

  1. MENGALAMI PERJUMPAAN DENGAN TUHAN, hal yang pertama yang harus dilakukan adalah kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi. Inilah arti dari Tuhan membawa kita ke gunung-Nya yang Kudus yaitu dengan maksud kita berjumpa dengan-Nya secara pribadi. Ketika kita berjumpa dengan Tuhan maka akan terjadi perubahan/transformasi dalam kehidupan kita, seperti contoh Musa (Kel 34:29). Sebab itu ketika menjadi anak Tuhan kita harus mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi. Perjumpaan dengan Tuhan saat ini terwujud lewat Doa, ibadah, FA dan persekutuan dengan anak Tuhan.
  2. MEMBANGUN KEHIDUPAN DOA, kegiatan Doa adalah kegiatan yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita sebagai Gereja Tuhan. Doa bukan hanya sekedar kegiatan Gereja, tetapi dalam Doa ada suatu hal yang luar biasa terjadi. Doa bukan hanya sekedar kita berbicara kepada Tuhan tetapi Doa juga berbicara tentang kita mendengar suara Tuhan, sebab itu Doa bisa disimpulkan dalam 3 hal yang sangat penting yaitu : – Doa adalah Komunikasi dengan Tuhan

    – Doa adalah Dialog antara anak Tuhan dengan Tuhan

    – Doa suatu kegiatan untuk membawa kita memasuki dimensia rohani yang lebih luas/dalam.

    Begitu pentingnya arti Doa sehingga ini menjadi hal yang kedua yang harus kita lakukan apabila kita mau menjadi Gereja yang Misioner. Dalam Yesaya 56:7..ada 2 bentuk Doa yang kita lakukan yaitu

    – Berdoa kepada Tuhan (“…kesukaan di rumah Doa..)

    – Berdoa untuk orang lain  (“…rumah Doa bagi segala bangsa..)

  3. MEMULAI KEGIATAN MISI, Kita harus berani untuk bergerak untuk melakukan kegiatan Misi. Kegiatan Misi ini menyangkut dengan berbagai hal. Kegiatan Misi bukan hanya kita menjadi tenaga Misi kemudian diutus ke suatu tempat, tetapi juga ketika kita mendukung kegiatan Misi ini. Contoh ketika kita menyadari bahwa misi ini sangat penting, dan kita berkorban dalam hal membantu secara keuangan maka disitu kita sudah menjadi Misioner. Karena kita harus sadari bahwa setiap talenta, panggilan dan Karunia kita berbeda, tapi semua bisa saling mendukung untuk memulai kegiatan Misi dengan apa yang ada dalam kehidupan kita.

Akhirnya, marilah kita menjadi Gereja yang Misioner. Ini adalah suatu panggilan Tuhan bagi kita dan tentunya adalah sebuah rencana Tuhan yang indah untuk kita menjadi Gereja yang Misioner. .Amin

 

(Ps.Oldie Brijan)

GPPK ” KHARIS” Kedoya

Ringkasan Khotbah